Image Widget

Image Widget

PUSKESMAS SIDAMULIH

Separat existentie 2010 Unee MYT por scientie, musica, sport etc, litot Europa usa li sam Vocabular Lingues, differe solmen in li grammatica, li pronunciation. Delete this widget in Dashboard and add yours. This is just an example. Read More

Cari Blog Ini

Memuat...

INFLUENZA

Rabu, 18 Agustus 2010

INFLUENZA

PENDAHULUAN

Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernafasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorok dan batuk yang tidak berdahak. Lama sakit berlangsung antara 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri.

EPIDEMOLOGI

Influenza merupakan penyakit yang dapat menjalar dengan cepat di masyarakat. Walaupun ringan tetapi penyakit ini dapat berbahaya bagi usia sangat muda dan usia tua dimana terdapat keterbatasan fungsi pernafasan. Penyakit ini terutama terjadi pada musin dingin di negara bermusim dingin dan di musim hujan pada negara-negara tropis.
Mahluk hidup tempat berkembang dan menyebarkan influenza ini adalah manusia sendiri. Diduga bahwa hewan lain seperti burung, babi, dan kuda memegang peranan dalam menciptakan jenis virus influenza dengan jenis yang berbeda akibat adanya mutasi di hewan-hewan tersebut. Penyebaran virus influenza ini melalui tetesan air liur pada saat batuk dan melalui partikel yang berasal dari sel hidung yang melayang di udara terutama di ruangan tertutup.

ETIOLOGI

Penyebab influenza adalah virus yang menginfeksi jaringan saluran nafas bagian atas. Terdapat 3 jenis virus yang di kenal yaitu A,B, dan C. Virus tipe A akan menyebabkan gejala yang berat, menyebar secara cepat dan dapat menyebabkan infeksi di suatu negara atau wilayah (pandemi). Virus tipe B akan menyebabkan gejala yang lebih ringan dan penyebarannya tidak secepat virus tipe A. Virus tipe C hanya memberikan gejala yang ringan saja. Perbedaan dari virus ini dapat diketahui melalui pemeriksaan dari cairan ludah dengan mempergunakan test secara genetik.
Transmisi virus melalui udara dan air ludah sangat bergantung dari jumlah virus yang terkandung didalamnya. Dari hasil penelitian apabila didapatkan 10 virus / air ludah sebanyak 50% orang yang terkena air ludah ini akan menderita influenza. Virus akan melekat pada sel permukaan di rongga hidung dan saluran nafas.
Setelah virus berhasil masuk kedalam sel, dalam beberapa jam akan mengalami replikasi dan menuju ke permukaan sel sehingga dapat meninggalkan sel yang sudah rusak untuk masuk ke sel yang baru, baik sel yang berada di sebelahnya atau menempel pada air ludah dan menyebar melalui udara.

GEJALA

Pada umumnya pasien mengeluh demam, sakit kepala, sakit otot, batuk , pilek, terkadang disertai sakit pada waktu menelan dan serak. Gejala ini dapat didahului oleh lemah badan dan rasa dingin. Pada kondisi ini biasanya sudah didapatkan gambaran kemerahan pada tenggorokan.
Gejala-gejala diatas dapat terjadi beberapa hari dan hilang dengan sendirinya. Tubuh memiliki kemampuan untuk menghilangkan virus dan bakteri yang berbahaya melalui sistem pertahanan tubuh degnan sel darah putih, tetapi pertahanan ini akan baik apabila kondisi tubuh baik pula. Setelah masa penghancuran virus dan bakteri berbahaya tubuh membutuhkan waktu untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang telah terjadi sehingga akan terasa lemas dan lemah.


DIAGNOSIS

Diagnosa dapat ditegakkan melalui pemeriksaan usap tenggorok untuk mengisolasi dari virus. Melalui pemeriksaan secara serologis antibodi dapat ditentukan jenis virus yang menyerang.

KOMPLIKASI

Virus influenza pertama kali menyerang saluran nafas bagian atas, apabila tubuh tidak dapat menghilangkan atau mencegah penyebaran dari virus ini, penyebaran akan terjadi hingga ke dalam paru-paru. Penyebaran infeksi ke dalam paru-paru disebut sebagai pneumonia dan dapat menyebabkan gangguan dari sistem pernafasan dan pada akhirnya dapat mengganggu sistem jantung pula.
Komplikasi lainnya berupa adanya infeksi paru-paru oleh bakteri. Pada saat virus melakukan infeksi ke saluran pernafasan, dan tubuh tidak memiliki kemampuan untuk menghilangkan virus tersebut maka tidak menutup kemungkinan bakteri yang sudah ada sebelumnya di saluran nafas atau yang menyebar di udara dapat berkembang biak dan menyebar hingga ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia. Gejala yang timbul berupa batuk-batuk yang berdahak dengan dahak berwarna kehijauan atau kecoklatan. Keseluruhan gangguan akan hilang apabila pertahanan tubuh dapat kembali berfungsi dengan baik, apabila terjadi kegagalan pertahanan tubuh yang cukup lama akan menyebabkan kerusakan dari jaringa paru yang hebat dan dapat berakhir pada suatu kematian.

PENGOBATAN

Pengembalian fungsi pertahanan tubuh adalah yang paling utama, dapat dilakukan dengan cara istirahat, asupan makanan yang baik dan apabila diperlukan menggunakan tambahan vitamin. Gejala-gejala yang terjadi dapat dikurangi keluhannya dengan mempergunakan obat penurun panas, pengencer dahak, dan pengurang batuk.
Pemberian antibiotik diperlukan apabila perjalanan penyakit sudah masuk dalam kondisi komplikasi, dan hal ini diperlukan pengawasan dari petugas kesehatan.

PENCEGAHAN

Hal utama selain dari pengobatan adalah pencegahan. Infeksi virus influenza dapat memberikan kekebalan terhadap infeksi dari virus yang sejenis. Tetapi karena virus ini dapat bermutasi dengan mudah mengakibatkan seseorang dapat mengalami influenza berulang-ulang. Salah satu pencegahan adalah dengan menggunakan vaksin influenza yang mengandung virus A dan B dan disebutkan dapat mengurangi terjadinya infeksi yang disebabkan oleh virus H5N1 atau flu burung dan juga pencegahan flu pada usia 5 – 50 tahun.
Golongan yang memerlukan vaksini ini antara lain : usia > 65 th, memiliki penyakit kronis lainnya (paru-paru, jantung, darah dan ginjal, DM), memiliki gangguan sistem pertahanan tubuh, dan petugas kesehatan. Dianjurkan untuk memberikan vaksin sebelum musim dingin atau musim hujan. Selain itu perubahan perilaku masyarakat dengan gaya hidup yang sehat dapat mengurangi terjadinya penyakit influenza ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

java scrip