Gara-Gara Rebutan Cowok Cewek Berkelahi Sambil Telanjang Gara-Gara Rebutan Cowok
Gara-Gara Rebutan Cowok
Dua cewek perempuan tiba-tiba membuat kehebohan di depan sebuah kafe di Darwin, Australia. Keduanya berkelahi, salah satunya adu jotos dalam kondisi telanjang.
Tentu saja insiden baku pukul itu menjadi tontonan seru bagi puluhan orang yang sedang bersantap sarapan.
Cewek Berkelahi Sambil Telanjang Gara-Gara Rebutan Cowok
Last Updated on Sunday, 22 August 2010 01:14 Written by Administrator Friday, 20 August 2010 21:50
Tentu saja insiden baku pukul itu menjadi tontonan seru bagi puluhan orang yang sedang bersantap sarapan.
Beberapa saksi mengatakan, perempuan yang berkelahi itu melepaskan pakaiannya dan langsung menyerang lawannya dengan sebuah pukulan bak petinju profesional.
"Kejadian tersebut memang amat mengejutkan," ungkap seorang warga seperti dikutip Northern Territory News, Jumat (20/8/2010).
Tidak hanya memulai berkelahi, perempuan yang telanjang itu kemudian dengan santai berbaring sambil merokok, di depan kafe ternama di Fannie Bay ini. Anak-anak yang berada di sekitar lokasi perkelahian pun langsung dibawa masuk oleh orang tuanya ke dalam kafe, agar tidak dapat melihat pemandangan vulgar tersebut.
Selang beberapa lama kemudian, polisi pun tiba di lokasi tempat kafe itu berada. Mereka pun membawa wanita telanjang pergi dari wilayah publik itu. Tidak jelas apakah perempuan tersebut dalam keadaan mabuk saat baku hantam. Diduga dua cewek cantik ini berkelahi memperebutkan pacar.
Hujan Katak
Hujan Ikan Di Jepang, Hujan katak di jepang hem.. bener ga ya? tapi tadi melakukan pencarian di google ternyata memang benar :) karena ngajari belum pernah menuliskan hal2 aneh seperti ini ya jadi pingin nulis deh :) Hujan katak di Jepang ini merupakan fenomena aneh dan unik, kalau biasa hujan itu air yang ini berupa hewan aneh seperti katak atau ikan. sebenarnya kejadiah hujan katak, hujan ular, hujan tikus atau hujan darah memang pernah terjadi, tapi di waktu lalu, atau berita lama. untuk hujan katak di jepan kira2 bulan juni 2009 kemarin. 
Hujan Hewan yang menyerupai katak ini mempunyai panjang sekitar 5 cm, sejauh ini belum ada penjelasan tentang kejadian aneh dan unik ini. Seperti diberitakan di dahulu, pada tahun 1578, hujan tikus kuning besar berjatuhan dari langit di atas Bergen, Norwegia. kemudian pada Januari 1877, prestisius ilmuwan Amerika mencatat adanya hujan ular yang ukurannya mencapai 20 inci di Memphis, Tennessee.
Pada Februari 1877, serpihan benda berwarna kuning berjatuhan di Penchloch, Jerman. Benda tersebut dilaporkan memiliki ukuran tebal, beraroma dan melesat seperti anak panah, bijih kopi serta bulatan cakram. juga pada pada Desember 1974, hujan telur rebus terjadi selama beberapa hari pada sebuah sekolah dasar di Berkshire, Inggris.
Pada 2007, hujan anak katak terjadi di Alicante, Spanyol dan hujan laba-laba turun di Cerro San Bernardo, Salta, Argentina. Seorang pembaca Epoch Times telah mengambil foto dari peristiwa tersebut. Pada 1969, hujan darah dan daging terjadi di sebagian besar wilayah Brasil. dan pada 1989, boneka kayu dengan kepala terbakar atau terpotong jatuh dari langit di atas kota Las Pilas, Cantabria. Pada 31 Juli 2008, hujan darah (laporan yang telah ditetapkan berdasarkan analisa laboratorium) di kota Choco, Kolumbia.
Hujan Ikan di Australia, Ikan tersebut yang diyakini sebagai jenis ikan kecil putih bernama Spangled Perch, yang umumnya terdapat di Australia bagian utara. Menurut Balmer, ikan itu masih hidup ketika berjatuhan. Penduduk desa Yoro, Honduras, telah terbiasa mempersiapkan wadah seperti ember dan baskom untuk menadah hujan ikan yang turun dari langit setiap tahun antara bulan Mei dan Juli.
Beberapa penduduk dari Lajamanu, Maningrida dan Hermannsburg telah mengungkapkan pengalaman mereka tentang hujan ikan tersebut kepada Northern Trreitory News. Salah satu dari mereka mengatakan, ketika ia masih kanak-kanak, sejumlah temannya pergi memancing di sebuah oval (lapangan sepak bola Australia) saat terjadi hujan ikan.
Meskipun tidak ada kasus lain sebagai siklus dan terjadi berulang-ulang seperti di Yoro, hujan hewan air, amfibi dan lainnya yang lebih aneh telah terjadi di wilayah lain.
Staf senior Biro Meteorologi Australia, Ashley Patterson seperti dikutip Northern Territory News, mencoba menjelaskan terjadinya hujan ikan di Australia. Teorinya tidak jauh berbeda dari sejumlah ilmuwan yang meyakini bahwa ikan kemungkinan disedot ke awan oleh twister, waterspout atau tornado, yang dibawa oleh awan, kemudian jatuh seperti hujan.
Hujan Hewan yang menyerupai katak ini mempunyai panjang sekitar 5 cm, sejauh ini belum ada penjelasan tentang kejadian aneh dan unik ini. Seperti diberitakan di dahulu, pada tahun 1578, hujan tikus kuning besar berjatuhan dari langit di atas Bergen, Norwegia. kemudian pada Januari 1877, prestisius ilmuwan Amerika mencatat adanya hujan ular yang ukurannya mencapai 20 inci di Memphis, Tennessee.
Pada Februari 1877, serpihan benda berwarna kuning berjatuhan di Penchloch, Jerman. Benda tersebut dilaporkan memiliki ukuran tebal, beraroma dan melesat seperti anak panah, bijih kopi serta bulatan cakram. juga pada pada Desember 1974, hujan telur rebus terjadi selama beberapa hari pada sebuah sekolah dasar di Berkshire, Inggris.
Pada 2007, hujan anak katak terjadi di Alicante, Spanyol dan hujan laba-laba turun di Cerro San Bernardo, Salta, Argentina. Seorang pembaca Epoch Times telah mengambil foto dari peristiwa tersebut. Pada 1969, hujan darah dan daging terjadi di sebagian besar wilayah Brasil. dan pada 1989, boneka kayu dengan kepala terbakar atau terpotong jatuh dari langit di atas kota Las Pilas, Cantabria. Pada 31 Juli 2008, hujan darah (laporan yang telah ditetapkan berdasarkan analisa laboratorium) di kota Choco, Kolumbia.
Hujan Ikan di Australia, Ikan tersebut yang diyakini sebagai jenis ikan kecil putih bernama Spangled Perch, yang umumnya terdapat di Australia bagian utara. Menurut Balmer, ikan itu masih hidup ketika berjatuhan. Penduduk desa Yoro, Honduras, telah terbiasa mempersiapkan wadah seperti ember dan baskom untuk menadah hujan ikan yang turun dari langit setiap tahun antara bulan Mei dan Juli.
Beberapa penduduk dari Lajamanu, Maningrida dan Hermannsburg telah mengungkapkan pengalaman mereka tentang hujan ikan tersebut kepada Northern Trreitory News. Salah satu dari mereka mengatakan, ketika ia masih kanak-kanak, sejumlah temannya pergi memancing di sebuah oval (lapangan sepak bola Australia) saat terjadi hujan ikan.
Meskipun tidak ada kasus lain sebagai siklus dan terjadi berulang-ulang seperti di Yoro, hujan hewan air, amfibi dan lainnya yang lebih aneh telah terjadi di wilayah lain.
Staf senior Biro Meteorologi Australia, Ashley Patterson seperti dikutip Northern Territory News, mencoba menjelaskan terjadinya hujan ikan di Australia. Teorinya tidak jauh berbeda dari sejumlah ilmuwan yang meyakini bahwa ikan kemungkinan disedot ke awan oleh twister, waterspout atau tornado, yang dibawa oleh awan, kemudian jatuh seperti hujan.
Ketorolac
Rabu, 18 Agustus 2010
Deskripsi
- Nama & Struktur Kimia : Benzoyl-2,3-dihydro-1 H-pyrrolizine-1-carboxylic acid dan 2 amino 2(hydroxymethyl)1,3 propanediol (1:1)
- Sifat Fisikokimia : Berbentuk kristal putih (off-white) Kelarutan dalam alkohol 3mg/mL pada suhu 23ºC Kelarutan dalam air lebih dari 500mg/mL pada suhu 23ºC pKa dalam air 3,54 Larutan berwarna jernih kekuningan
- Keterangan : -
Golongan/Kelas Terapi
Anti Inflamasi Non Steroid
Nama Dagang
- Carpuject Inj - Parenteral - Remopain Inj - Rolac Inj
- Rolac Inj - Scelto Inj - Toradol Inj - Torasic Inj
- Torpain Inj - Trolac Inj - Toradol
Indikasi
Nyeri : Nyeri akut, penanganan nyeri setelah operasi.
Indikasi untuk sediaan mata : Inflamasi konjungtivitis alergi musiman
Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian
Parenteral : (IV/IM)
Dosis tunggal :
Dewasa : 30-60mg,
Lansia dan dewasa dengan BB<50 kg: I5-30mg, dapat dilanjutkan dengan oral Anak-anak usia 2-16thn : 0,5-1mg/Kg BB, max. 15-30mg. Dgn kerusakan hati/ginjal dosis diturunkan 50% Dosis terbagi : 30mg setiap 6 jam, max.120mg/hari Lansia dan dewasa BB < 50Kg 15mg setiap 6 jam, max. 60mg/hari Dgn kerusakan hati/ginjal dosis diturunkan 50% Oral : Ketorolac oral hanya digunakan sebagai terapi lanjutan dari ketorolac parenteral. Dewasa, Dosis pertama 20mg dilanjutkan, 10mg sehari, dapat sampai 4X (setiap 4-6jam), meskipun demikian dosis lebih tinggi masih dimungkinkan. Total lama pemakaian terapi kombinasi parenteral dan oral tidak boleh lebih dari 5 hari Farmakologi Menghambat sintesa prostaglandin dengan cara menghambat kerja enzym cyclooxygenase (COX), COX-1 & COX-2 pada jalur arachidonat tidak melalui jalur opiat. Efek pada darah : Menghambat proses agregasi platelet & dapat memperpanjang waktu pendarahan. Konsentrasi tromboxan B2 serum ? Stabilitas Penyimpanan Penyimpanan : Sediaan oral & parenteral sebaiknya disimpan pada suhu 15-30°C terlindung dari cahaya. Sediaan tablet harus dikemas dalam wadah yg rapat terhindar dari lembab. Sediaan parenteral jika terkena cahaya timbul endapan. Sediaan parenteral daluarsa 2 tahun sejak tanggal produksi. Kontraindikasi Tidak diindikasikan untuk : Pasien dengan hipersensitivitas urtikaria, angioudema, bronkospasme, rinitis yang parah Pasien yg alergi terhadap golongan salisilat Penderita polip, asma, hipotensi, penanganan kondisi nyeri yang minor atau kronik Pasien dengan penyakit tukak lambung aktif Pasien yg sedang menggunakan obat gol. AINS Pasien anak di bawah usia 2 tahun Pasien hamil trimester ke-3 Pasien menyusui (atau hentikan menyusui) Efek Samping Sistem Syaraf (23% dari pemberian IV) : Sakit kepala, pusing, cemas, depresi, sulit berkonsentrasi, nervous, kejang , tremor bermimpi, halusinasi, insomnia vertigo, psikosis. Gastro Intestin : (12-13% ) Mual, diare, konstipasi, sakit lambung, perasaan kenyang, muntah, kembung, luka lambung, tidak ada nafsu makan, sampai pendarahan lambung & saluran pembuangan Kulit : (2-4% dari pemberian IV) Sakit di daerah tmp. Penyuntikan (IM), kemerahan, hematoma gatal, berkeringat, Reaksi sensitifitas : Syok anafilaksis Ginjal, elektrolit & efek genitourinari : Kerusakan fungsi ginjal pada pemberian jangka panjang (2-3%) Efek pada hati : Kenaikan konsentrasi SGOT & SGPT dalam serum Efek ke Jantung & saluran darah : (4% dari pemberian IV) hipertensi, hipotensi, pembengkakan. Efek pada darah : meningkatkan risiko pendarahan, trombositopenia, Efek pada mata & telinga : Gangguan penglihatan & pendengaran Sindrom Stevens-Johnson Interaksi - Dengan Obat Lain : Obat satu golongan (AINS) : Meningkatkan konsentrasi plasma sehingga meningkatkan efek samping (kumulatif/akumulasi) Obat antikoagulan & antitrombosis : Meningkatkan risiko pendarahan Obat Diuretik : Meningkatkan risiko kerusakan ginjal Metotreksat : Meningkatkan toksisitas Metotreksat dengan menurunkan eliminasi di ginjal. Lithium : Meningkatkan toksisitas Lithium dengan menurunkan eliminasi lithium di ginjal. Probenesid : Meningkatkan toksisitas Ketorolac. Obat yg terikat pada protein plasma : Menggeser ikatan dengan protein plasma, sehingga kemungkinan dapat meningkatkan efek samping - Dengan Makanan : Makanan menunda dan menurunkan konsentrasi puncak plasma, tetapi absorpsi total tidak terpengaruh Pengaruh - Terhadap Kehamilan : Tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh wanita hamil. Terutama pada akhir masa kehamilan atau saat melahirkan karena efeknya pada sistem kardiovaskular fetus (penutupan prematur duktus arteriosus) & kontraksi uterus. - Terhadap Ibu Menyusui : Didistribusikan melalui air susu ibu, sehingga tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh ibu yg sedang menyusui. - Terhadap Anak-anak : Belum ada studi ttg keamanan & efikasi penggunaan ketorolak pada pasien anak dibawah 2 thn. Oleh karena itu tidak direkomendasikan penggunaannya untuk anak di bawah usia 2 thn. - Terhadap Hasil Laboratorium : - Parameter Monitoring Fungsi ginjal (serum kreatinin) & fungsi hati (SGOT-SGPT) Bentuk Sediaan Tablet Salut Film 10 mg Parenteral IM/IV : 15 mg/ml & 30 mg/ml (Ampul) IM : 30 mg/ml (Ampul) Peringatan Pasien lansia : Pasien dengan riwayat pendarahan lambung sebelumnya Pasien yg menerima dosis obat > 90mg/hari
Pasien dengan gangguan fungsi ginjal (serum kreatinin tinggi), gangguan fungsi hati & jantung
Pasien yg sedang menggunakan obat diuretik, kortikosteroid, anti-koagulan
Pasien hemofili Pasien dewasa dengan BB<50Kg dosis harus diturunkan 50%
Pasien dengan kondisi terjadinya retensi cairan
Pasien sedang menggunakan obat-obat yang berinteraksi dengan Ketorolac dosis harus diturunkan 50%
Pasien dengan kondisi terjadinya retensi cairan
Pasien sedang menggunakan obat-obat yang berinteraksi dengan Ketorolac
Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus
-
Informasi Pasien
Obat oral diminum setelah makan untuk mengurangi efek iritasi langsung pada lambung
Mekanisme Aksi
Menghambat sintesa prostaglandin dengan menghambat kerja isoenzim COX-1 & COX-3
Monitoring Penggunaan Obat
Munculnya efek samping adanya pendarahan lambung Kadar SGOT-SGPT Kadar serum kreatinin
Daftar Pustaka
AHFS Drug Information 2005
Martindale, 34 th edition
- Nama & Struktur Kimia : Benzoyl-2,3-dihydro-1 H-pyrrolizine-1-carboxylic acid dan 2 amino 2(hydroxymethyl)1,3 propanediol (1:1)
- Sifat Fisikokimia : Berbentuk kristal putih (off-white) Kelarutan dalam alkohol 3mg/mL pada suhu 23ºC Kelarutan dalam air lebih dari 500mg/mL pada suhu 23ºC pKa dalam air 3,54 Larutan berwarna jernih kekuningan
- Keterangan : -
Golongan/Kelas Terapi
Anti Inflamasi Non Steroid
Nama Dagang
- Carpuject Inj - Parenteral - Remopain Inj - Rolac Inj
- Rolac Inj - Scelto Inj - Toradol Inj - Torasic Inj
- Torpain Inj - Trolac Inj - Toradol
Indikasi
Nyeri : Nyeri akut, penanganan nyeri setelah operasi.
Indikasi untuk sediaan mata : Inflamasi konjungtivitis alergi musiman
Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian
Parenteral : (IV/IM)
Dosis tunggal :
Dewasa : 30-60mg,
Lansia dan dewasa dengan BB<50 kg: I5-30mg, dapat dilanjutkan dengan oral Anak-anak usia 2-16thn : 0,5-1mg/Kg BB, max. 15-30mg. Dgn kerusakan hati/ginjal dosis diturunkan 50% Dosis terbagi : 30mg setiap 6 jam, max.120mg/hari Lansia dan dewasa BB < 50Kg 15mg setiap 6 jam, max. 60mg/hari Dgn kerusakan hati/ginjal dosis diturunkan 50% Oral : Ketorolac oral hanya digunakan sebagai terapi lanjutan dari ketorolac parenteral. Dewasa, Dosis pertama 20mg dilanjutkan, 10mg sehari, dapat sampai 4X (setiap 4-6jam), meskipun demikian dosis lebih tinggi masih dimungkinkan. Total lama pemakaian terapi kombinasi parenteral dan oral tidak boleh lebih dari 5 hari Farmakologi Menghambat sintesa prostaglandin dengan cara menghambat kerja enzym cyclooxygenase (COX), COX-1 & COX-2 pada jalur arachidonat tidak melalui jalur opiat. Efek pada darah : Menghambat proses agregasi platelet & dapat memperpanjang waktu pendarahan. Konsentrasi tromboxan B2 serum ? Stabilitas Penyimpanan Penyimpanan : Sediaan oral & parenteral sebaiknya disimpan pada suhu 15-30°C terlindung dari cahaya. Sediaan tablet harus dikemas dalam wadah yg rapat terhindar dari lembab. Sediaan parenteral jika terkena cahaya timbul endapan. Sediaan parenteral daluarsa 2 tahun sejak tanggal produksi. Kontraindikasi Tidak diindikasikan untuk : Pasien dengan hipersensitivitas urtikaria, angioudema, bronkospasme, rinitis yang parah Pasien yg alergi terhadap golongan salisilat Penderita polip, asma, hipotensi, penanganan kondisi nyeri yang minor atau kronik Pasien dengan penyakit tukak lambung aktif Pasien yg sedang menggunakan obat gol. AINS Pasien anak di bawah usia 2 tahun Pasien hamil trimester ke-3 Pasien menyusui (atau hentikan menyusui) Efek Samping Sistem Syaraf (23% dari pemberian IV) : Sakit kepala, pusing, cemas, depresi, sulit berkonsentrasi, nervous, kejang , tremor bermimpi, halusinasi, insomnia vertigo, psikosis. Gastro Intestin : (12-13% ) Mual, diare, konstipasi, sakit lambung, perasaan kenyang, muntah, kembung, luka lambung, tidak ada nafsu makan, sampai pendarahan lambung & saluran pembuangan Kulit : (2-4% dari pemberian IV) Sakit di daerah tmp. Penyuntikan (IM), kemerahan, hematoma gatal, berkeringat, Reaksi sensitifitas : Syok anafilaksis Ginjal, elektrolit & efek genitourinari : Kerusakan fungsi ginjal pada pemberian jangka panjang (2-3%) Efek pada hati : Kenaikan konsentrasi SGOT & SGPT dalam serum Efek ke Jantung & saluran darah : (4% dari pemberian IV) hipertensi, hipotensi, pembengkakan. Efek pada darah : meningkatkan risiko pendarahan, trombositopenia, Efek pada mata & telinga : Gangguan penglihatan & pendengaran Sindrom Stevens-Johnson Interaksi - Dengan Obat Lain : Obat satu golongan (AINS) : Meningkatkan konsentrasi plasma sehingga meningkatkan efek samping (kumulatif/akumulasi) Obat antikoagulan & antitrombosis : Meningkatkan risiko pendarahan Obat Diuretik : Meningkatkan risiko kerusakan ginjal Metotreksat : Meningkatkan toksisitas Metotreksat dengan menurunkan eliminasi di ginjal. Lithium : Meningkatkan toksisitas Lithium dengan menurunkan eliminasi lithium di ginjal. Probenesid : Meningkatkan toksisitas Ketorolac. Obat yg terikat pada protein plasma : Menggeser ikatan dengan protein plasma, sehingga kemungkinan dapat meningkatkan efek samping - Dengan Makanan : Makanan menunda dan menurunkan konsentrasi puncak plasma, tetapi absorpsi total tidak terpengaruh Pengaruh - Terhadap Kehamilan : Tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh wanita hamil. Terutama pada akhir masa kehamilan atau saat melahirkan karena efeknya pada sistem kardiovaskular fetus (penutupan prematur duktus arteriosus) & kontraksi uterus. - Terhadap Ibu Menyusui : Didistribusikan melalui air susu ibu, sehingga tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh ibu yg sedang menyusui. - Terhadap Anak-anak : Belum ada studi ttg keamanan & efikasi penggunaan ketorolak pada pasien anak dibawah 2 thn. Oleh karena itu tidak direkomendasikan penggunaannya untuk anak di bawah usia 2 thn. - Terhadap Hasil Laboratorium : - Parameter Monitoring Fungsi ginjal (serum kreatinin) & fungsi hati (SGOT-SGPT) Bentuk Sediaan Tablet Salut Film 10 mg Parenteral IM/IV : 15 mg/ml & 30 mg/ml (Ampul) IM : 30 mg/ml (Ampul) Peringatan Pasien lansia : Pasien dengan riwayat pendarahan lambung sebelumnya Pasien yg menerima dosis obat > 90mg/hari
Pasien dengan gangguan fungsi ginjal (serum kreatinin tinggi), gangguan fungsi hati & jantung
Pasien yg sedang menggunakan obat diuretik, kortikosteroid, anti-koagulan
Pasien hemofili Pasien dewasa dengan BB<50Kg dosis harus diturunkan 50%
Pasien dengan kondisi terjadinya retensi cairan
Pasien sedang menggunakan obat-obat yang berinteraksi dengan Ketorolac dosis harus diturunkan 50%
Pasien dengan kondisi terjadinya retensi cairan
Pasien sedang menggunakan obat-obat yang berinteraksi dengan Ketorolac
Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus
-
Informasi Pasien
Obat oral diminum setelah makan untuk mengurangi efek iritasi langsung pada lambung
Mekanisme Aksi
Menghambat sintesa prostaglandin dengan menghambat kerja isoenzim COX-1 & COX-3
Monitoring Penggunaan Obat
Munculnya efek samping adanya pendarahan lambung Kadar SGOT-SGPT Kadar serum kreatinin
Daftar Pustaka
AHFS Drug Information 2005
Martindale, 34 th edition
Langganan:
Postingan (Atom)
